Sugeng Rawuh Wonten Ing Kalurahan Kaligintung Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo -- >

Artikel

Kulon Progo akan bebaskan lahan sepanjang 24 km untuk Bedah Menoreh

25 November 2019  Administrator  1.096 Kali Dibaca  Berita Lokal

Jalur Bedah Menoreh yang dirancang sebagai penghubung Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) atau Yogyakarta International Airport (YIA) lebih nyaman. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan membebaskan lahan sepanjang 24 kilometer untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalur Bedah Menoreh pada 2020.

 Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo Gusdi Hartono di Kulon Progo, Senin, mengatakan pada tahun ini, Pemerindah DIY melalui Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM sedang menyusun studi kelayakan dan rencana detail teknis (DED) pembangunan infrastruktur jalur Bedah Menoreh. "Tahun depan, tahapannya adalah perencanaan pembebasan lahan dan pelebaran jalan, khususnya jalan-jalan kabupaten. Pembebasan lahan ini dalam rangka percepatan pembangunan jalur Bedah Menoreh," kata Gusdi.

 Ia mengatakan jalur Bedah Menoreh ini melewati jalan-jalan kabupaten. Kemudian yang melewati jalan provinsi sudah memenuhi standar lebar 14 meter, sedangkan jalur Bedah Menoreh yang belum memenuhi standar dan syarat hanya jalan kabupaten karena lebarnya baru lima sampai tujuh meter, sehingga harapanya bisa diperlebar menjadi 14 meter.

 Pada 2020, DPUPKP mengusulkan perencanaan pengadaan tanah untuk pelebaran jalan sepanjang 24 kilometer. Harapannya, pada 2021, sudah dapat dilakukan konstruksi pembangunan jalannya, sehingga pembangunan jalan Bedah Menoreh segera terwujud.

 "Jalur Bedah Menoreh yang dirancang sebagai penghubung Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) atau Yogyakarta International Airport (YIA) lebih nyaman dengan melewati titik-titik objek wisata yang ada di kawasan Bukit Menoreh segera terwujud," katanya.

  Gusdi mengatakan kendala percepatan pembangunan jalur Bedah Menoreh ada dua persoalan. Pertama, medan yang cukup riskan karena melewati Bukit Menoreh. Kedua, jumlah sumber daya manusia (SDM) yang menangani pembebasan lahan sepanjang 24 kilometer membutuhkan cukup banyak.

"Kami menargetkan jalur Bedah Menoreh sudah bisa selesai," harapnya.

Ketua II DPRD Kulon Progo Lajiyo Yok Mulyono mengharapkan pembangunan jalur Bedah Menoreh ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di wilayah utara. Selain itu, ia juga berharap Bedah Menoreh dapat membedah kemiskinan, membedah potensi lokal, dan menghidupkan potensi pariwisata.

"Kami berharap pemkab mengimbangi pembangunan jalur Bedah Menoreh dengan menyiapkan masyarakat dan mengoptimalkan potensi wilayah utara, sehingga dampak pembangunan Bedah Menoreh benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat," katanya. ( www.antaranews.com )

 

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

07 November 2014 | 71.254 Kali
Pemerintahan Desa
26 Agustus 2016 | 65.275 Kali
Sejarah Desa
29 Juli 2013 | 64.437 Kali
Profil Desa
24 Agustus 2016 | 63.941 Kali
Pemerintah Desa
22 November 2019 | 63.863 Kali
E-KTP
20 April 2014 | 63.836 Kali
Pelayanan
25 November 2019 | 63.784 Kali
3 IN 1 KELAHIRAN

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIGINTUNG KIDUL, KALIGINTUNG, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIGINTUNG
Kecamatan : Temon
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55654
Telepon :
Email : pemdeskaligintung@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,720
    Kemarin : 1,560
    Total Pengunjung : 4,280
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0