Sugeng Rawuh Wonten Ing Kalurahan Kaligintung Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo -- >

Artikel

Musim Panas Diklaim Bisa Bunuh Virus Corona di China

06 Februari 2020  Administrator  812 Kali Dibaca 

Virus Corona 2019 (2019-nCoV) yang berasal dari Wuhan, China diprediksi bisa menghilang menjelang musim panas. Penyebaran virus corona diduga berkaitan dengan kondisi iklim di dunia.

Dilansir dari Channel News Asia, Peneliti dari Sekolah Kedokteran Yong Loo Lin National University of Singapore, Jyoti Somani dan Paul Tambyah mengatakan virus corona bisa menghilang seiring dengan meningkatnya suhu di China menjelang musim panas.

Asumsi in berasal dari teori bahwa mewabahnya penyakit 2019-nCoV memiliki pola musiman penyakit influenza dan SARS. Menjelang musim panas, kasus-kasus penyakit jenis ini menurun pada Mei ketika suhu di China memanas.


Di negara-negara dengan iklim sedang seperti China dan Amerka Serikat, musim flu biasanya dimulai bulan Desember dengan puncaknya pada Januari atau Februari. Setelah Februari, kasus flu dicatat berkurang. SARS menghilang di musim panas utara tahun 2003 dan tidak muncul lagi secara signifikan sejak itu.

Musim influenza dan virus pernapasan lainnya di negara-negara dianggap terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi infeksi orang ke orang, hingga terkait dengan iklim seperti kekeringan udara, suhu udara sekitar, dan kemungkinan radiasi matahari ultra violet.

Faktor manusia juga dapat berkontribusi terhadap penyebaran influenza selama musim dingin karena lebih banyak waktu dapat dihabiskan di dalam ruangan, mungkin dalam hubungan yang lebih dekat dengan orang lain. Somani dan Tambyah 2019-nCoV tampaknya mirip dengan virus pernapasan lainnya seperti influenza atau flu biasa (rhinovirus), yang disebarkan oleh air liur atau dahak dari satu orang ke orang lain baik secara langsung dengan batuk atau bersin atau melalui kontak.

Penyebaran terjadi ketika seseorang menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh hidung, mulut atau matanya, sehingga secara tidak sengaja menularkan virus.

Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa tetesan pernapasan ini menyebar lebih jauh ketika udaranya dingin dan kering. Penelitian yang dilakukan bertahun-tahun yang lalu menunjukkan bahwa virus corona 'biasa' (yang merupakan salah satu penyebab flu biasa) dapat bertahan di permukaan yang lebih panas.

Virus corona disebutkan bisa bertahan 30 kali lebih lama di tempat-tempat dengan suhu 6 derajat celcius dibandingkan dengan tempat yang suhunya mencapai 20 derajat celcius.

Asia Tenggara Dengan Iklim Tropis Kuat Lawan Anti Virus Dibandingkan China

Baru-baru ini, para ilmuwan dari Universitas Hong Kong (HKU) termasuk Profesor Malik Peiris dan Profesor Seto Wing Hong menunjukkan bahwa suhu rendah dan kelembaban relatif yang rendah memungkinkan virus SARS bertahan lebih lama daripada suhu dan kelembaban tinggi.

Tim HKU berpendapat bahwa ini mungkin alasan mengapa negara-negara Asia Tenggara yang hangat dan lembab tidak memiliki wabah SARS. 

Jadi, seperti halnya dengan influenza, 2019-nCoV dapat melambat ketika matahari mulai bersinar lebih banyak dan cuaca menghangat di negara-negara beriklim sedang dan subtropis. (https://www.cnnindonesia.com)

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

07 November 2014 | 71.254 Kali
Pemerintahan Desa
26 Agustus 2016 | 65.275 Kali
Sejarah Desa
29 Juli 2013 | 64.437 Kali
Profil Desa
24 Agustus 2016 | 63.941 Kali
Pemerintah Desa
22 November 2019 | 63.863 Kali
E-KTP
20 April 2014 | 63.836 Kali
Pelayanan
25 November 2019 | 63.784 Kali
3 IN 1 KELAHIRAN

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KALIGINTUNG KIDUL, KALIGINTUNG, TEMON, KULON PROGO
Desa : KALIGINTUNG
Kecamatan : Temon
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55654
Telepon :
Email : pemdeskaligintung@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,723
    Kemarin : 1,560
    Total Pengunjung : 4,283
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0